Make your own free website on Tripod.com
pemandangan alam
Sunday, 15 February 2009


Posted by satol at 12:09 AM EST
Saturday, 14 February 2009
Guratan Hati
Mood:  blue

Berjalannya waktu ketika kulihat matahari bangun dari peraduannya, hatiku masih sedih karena perasaan yang terus masih bersalah yang terkadang dimanipulasi oleh fikiran yang salah yang seolah-olah itu kesalahan yang berat padahal tidak. Saya harus mengontrol diri secara proposonal agar tidak jatuh pada kesengsaraan yang nyata yang sifatnya menyenangkan hawa nafsu dan kesedihan hati yang berkepanjangan dari menuruti setan (ego kedirian diri/angkara murka). Saya ingin lepas dari belenggu yang menjerat diriku. Bebas bahagia dan menikmati kedamaian dalam hidup ini, baik dunia maupun akhirat yang lepas dari api neraka dunia dan akhirat. Amin!

Perbedaan antara kesenangan dengan kebahagiaan. Kesenagan merupakan sifatnya jangka pendek dan cenderung lebih banyak berorientasi pada pemenuhan “nafsu” dari pada “hati nurani”. Misalnya malas-malasan, menunda pekerjaan yang sekiranya bisa lekas dikerjakan, bermain game lama-lama atau hobi-hobi yang tidak mengenal batas proposonal, hobi membuka situs porno, bahkan bisa sampai pada perbuatan hina, keji, mungkar dan lain-lain. Nasfu itu selalu ingin terpenuhi dari diri kita yang sifatnya mengenakkan atau menyenagkan kita. Nafsu selalu menuntut haknya untuk selalu dipenuhi yang terkadang kita menjadi budak hawa nafsu kita karena tidak ada kontrol yang baik dari kita. Nafsu yang biasa bersekutu dengan pikiran jahat (setan/angakra murka) yang tergolongan nafsu amarah dan lowamah selalu memanipulasi keadaan untuk selalu menjerumuskan manusia. Betapa sengsaranya manusia bila tidak menyadari hal itu. Tetapi ada juga kesenagan yang berorientasi baik dengan tujuannya baik dan dikerjakan mulia, yaitu misalnya seseorang mempunyai kesenganan membaca buku yang bermanfaat dan hal baik lainnya. Kebahagiaan merupakan sifatnya jangka panjang, misalnya seperti memiliki keluarga yang bahagia, bahagia karena hidup dengan penuh kedamaian dan bahagian yang berorientasi keabadian adalah kenahagiaan di Akhirat kelak.

Orang yang termasuk sangat merugi ialah orang yang termakan oleh “Betara Kala”. Betara Kala adalah waktu yang tertunda/yang merugi, ‘Kala’ dalah ‘Waktu’ jadi Betara Kala adalah Sang Waktu. Kita hanya menghitung hari-harinya manusia yang terus kita jumplah dengan tidak sadar, yang ternyata hari-harinya adalah milik Allah. Awal Akhir adalah satu, Lahir batin.


Posted by satol at 11:42 PM EST

Newer | Latest | Older

« May 2012 »
S M T W T F S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31
You are not logged in. Log in
Entries by Topic
All topics  «